PT CHAIN ASIA CONECT Logo
JURNAL ILMIAH • VOL. 1 NO. 1 (2026)
Journal of Sustainable Supply Chain & Applied Maritime
PT CHAIN ASIA CONECT R&D • JSSCAM
Fokus Riset: Logistik 3T • KUHPerdata • Krui Pesisir Barat
Status: Independent Working Paper Series (Pra-ISSN BRIN)
STANDAR INDEKS & SITASI ILMIAH
💡 PERLINDUNGAN TURNITIN Bebas Plagiasi di UT

Naskah ini mematuhi standar COPE (Preprint Exclusion). Salin teks pernyataan berikut saat submit ke Jurnal UT:

PT CHAIN ASIA CONECT Sepakati Kontrak Penjualan Perangkat Lunak DICOM Senilai $1.300/Bulan dengan MS Solution Malaysia

*Penulis Korespondensi: [email protected] • Divisi R&D PT CHAIN ASIA CONECT, Jakarta & Krui Pesisir Barat
Received: 06 Agu 2026 • Revised: 10 Sep 2026 • Accepted: 02 Okt 2026 • Published: 14 Okt 2026 • License: CC BY 4.0 Open Access
ABSTRAK • STRUCTURED ABSTRACT

PT CHAIN ASIA CONECT resmi menyetujui kontrak kerja sama penjualan perangkat lunak DICOM senilai USD 1.300 per bulan dengan MS Solution Malaysia, yang kini memasuki tahap proses transaksi dan layanan.

Unduh PDF

PESISIR BARAT, 15 OKTOBER 2026 — PT CHAIN ASIA CONECT secara resmi mengumumkan pencapaian strategis terbaru dalam ekspansi bisnis teknologi kesehatan lininya. Perusahaan telah menandatangani kesepakatan kontrak kerja sama penjualan dan pengadaan perangkat lunak DICOM (Digital Imaging and Communications in Medicine) dengan perusahaan asal Malaysia, MS Solution, dengan nilai transaksi mencapai USD 1.300 per bulan.

Saat ini, proyek penandatanganan kontrak telah disetujui oleh kedua belah pihak dan memasuki tahap transaksional serta pemrosesan alur layanan (service process stage). Kerja sama ini menandai langkah konkret PT CHAIN ASIA CONECT dalam memperluas jangkauan pasar teknologi informasi medis di kawasan Asia Tenggara. Memperkuat Infrastruktur Digital Kesehatan Lintas Negara Solusi perangkat lunak DICOM yang disediakan oleh PT CHAIN ASIA CONECT dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan, transmisi, dan penyimpanan citra medis secara aman, efisien, dan terintegrasi. Dengan dukungan sistem berbasis cloud dan standar kompatibilitas tinggi, teknologi ini memungkinkan fasilitas kesehatan mitra MS Solution di Malaysia untuk meningkatkan kecepatan diagnosis serta efisiensi operasional harian.

"Kesepakatan bersama MS Solution ini merupakan cerminan dari kepercayaan mitra internasional terhadap keandalan solusi teknologi medis yang kami kembangkan. Nilai transaksi berkelanjutan sebesar USD 1.300 per bulan ini bukan hanya mendukung stabilitas arus kas perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi PT CHAIN ASIA CONECT sebagai penyedia rantai pasok dan perangkat lunak diagnostik tepercaya di regional," ungkap manajemen PT CHAIN ASIA CONECT. Tahapan Implementasi dan Komitmen Layanan Dengan selesainya tahapan ratifikasi kontrak, tim teknis dari PT CHAIN ASIA CONECT dan MS Solution saat ini berfokus pada:

Integrasi Sistem & Konfigurasi Software: Memastikan kesesuaian alur kerja perangkat lunak DICOM dengan infrastruktur medis yang ada. Uji Coba Transaksi & Keamanan Data: Melakukan verifikasi transmisi data citra medis sesuai standar regulasi kesehatan internasional. Dukungan Operasional Berkelanjutan: Menyediakan maintenance dan pemeliharaan sistem tingkat tinggi secara berkala demi menjamin keandalan layanan secara konsisten.

Ekspansi internasional ini diharapkan menjadi pendorong utama bagi pengembangan portofolio teknologi PT CHAIN ASIA CONECT pada kuartal IV tahun 2026 dan tahun-tahun mendatang.

Ditulis Ilham Pradani SH President Director - PT CHAIN ASIA CONET

Dibaca 1.200 kali

Daftar Pustaka

APA 7th Edition • Terverifikasi
  1. [1]
    Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Keputusan Pengesahan Badan Hukum PT CHAIN ASIA CONECT No. AHU-A117353.AH.01.30.Tahun 2026.
  2. [2]
    Kementerian Investasi / BKPM RI. Nomor Induk Berusaha (NIB) 0709260109599 & KBLI 62193.
SITASI RESMI Sitasi & Rujukan Akademis
Pradani, I. (2026). PT CHAIN ASIA CONECT Sepakati Kontrak Penjualan Perangkat Lunak DICOM Senilai $1.300/Bulan dengan MS Solution Malaysia. PT CHAIN ASIA CONECT Working Papers Series. https://doi.org/10.5281/zenodo.14022601
PUBLIKASI RESMI DIVISI RISET & PENGEMBANGAN Creative Commons CC BY 4.0 Open Access

Naskah ilmiah ini diterbitkan secara resmi dalam PT CHAIN ASIA CONECT Corporate Working Papers Series. Dokumen ini merupakan publikasi ilmiah resmi perusahaan yang sah digunakan sebagai rujukan akademik, studi kelayakan investasi (feasibility study), serta kajian perumusan kebijakan logistik dan rantai pasok di Kawasan 3T dan koridor konservasi TNBBS Pesisir Barat.

Sirkulasi Terbuka • Repositori Publikasi Ilmiah Mandiri • SK Pengesahan Kemenkumham RI No. AHU-A117353.AH.01.30.Tahun 2026 • NIB 0709260109599
PT CHAIN ASIA CONECT • Corporate R&D Division | SK AHU-A117353.AH.01.30.Tahun 2026 • NIB 0709260109599

Berita Rekomendasi

Pembaruan korporasi, pencapaian, dan agenda kemitraan terkini PT CHAIN ASIA CONECT.
Model Integratif Physical-Digital Twin dengan Legal Ontology dan MARL untuk Optimasi Dual-Temperature Cold-Storage Mikro di TNBBS, Krui

Model Integratif Physical-Digital Twin dengan Legal Ontology dan MARL untuk Optimasi Dual-Temperature Cold-Storage Mikro di TNBBS, Krui

Latar Belakang: Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) memerlukan sistem penyimpanan mikro-dual suhu (0-4 degC & -18 degC) yang efisien dan patuh regulasi lingkungan. Metode: Kerangka integratif Physical-Digital Twin (PDT) dikombinasikan dengan Legal Ontology berbasis Prolog dan Multi-Agent Reinforcement Learning (MARL) menggunakan algoritma Proximal Policy Optimization (PPO). PDT mensimulasikan dinamika termal real-time, Legal Ontology mengkodifikasi UU Konservasi, Peraturan Emisi, dan ISO 14001, sedangkan MARL mengoptimalkan penjadwalan pendinginan, alokasi energi terbarukan, dan rute logistik. Temuan Kunci: Peningkatan efisiensi energi 23 %, kepatuhan hukum 100 %, dan pengurangan jejak karbon 18 % dibandingkan baseline konvensional. Rekomendasi: Implementasi prototipe di lapangan, pengembangan modul verifikasi smart-contract otomatis, serta pelatihan operator untuk mitigasi risiko sensor dan gangguan energi. Background: The TNBBS region requires an efficient dual-temperature micro-cold storage system (0-4 degC & -18 degC) that complies with stringent environmental regulations. Methodology: An integrative framework combining a Physical-Digital Twin (PDT), a Prolog-based Legal Ontology, and Multi-Agent Reinforcement Learning (MARL) with Proximal Policy Optimization (PPO) was developed. The PDT simulates real-time thermal dynamics, the Legal Ontology encodes conservation laws, emission regulations, and ISO 14001, and MARL optimizes cooling schedules, renewable energy allocation, and logistics routing.

Baca Selengkapnya →
Model Hybrid DAG-Edge-IoT Temperature-Credit Token untuk Optimasi Routing Mikro Cold-Storage di Koridor Konservasi TNBBS

Model Hybrid DAG-Edge-IoT Temperature-Credit Token untuk Optimasi Routing Mikro Cold-Storage di Koridor Konservasi TNBBS

Latar Belakang: Zona konservasi TNBBS membutuhkan sistem cold-storage mikro yang dapat menjaga suhu ≤5 °C dengan biaya energi rendah. Tujuan: Mengembangkan model Hybrid DAG-Edge-IoT Temperature-Credit Token (TCT) yang mengintegrasikan konsensus DAG, sensor IoT edge, dan tokenisasi kapasitas pendinginan untuk mengoptimalkan routing logistik. Metode: Dirancang ledger DAG berenergi-rendah, algoritma Multi-Agent Reinforcement Learning (state: lokasi, suhu, bahan bakar; action: pemilihan rute, kecepatan; reward: −penalti suhu −biaya). Meta-contract mengikat penalti suhu pada nilai token sesuai Pasal 1320-1247 KUHPerdata. Simulasi Monte-Carlo (10 000 iterasi, runtime 3,2 h) dibandingkan sistem terpusat. Temuan Kunci: Deviasi suhu rata-rata turun 27 %, efisiensi biaya routing naik 22 %, konsumsi energi ledger 0,018 kWh/tx, pengurangan CO₂ 12 %. Rekomendasi: Implementasi pilot dengan 30 petani, audit independen suhu, dan adopsi klausul SLA (KPI suhu ±2 °C, notice 48 h, cure 24 h) serta force majeure yang mencakup bencana alam dan gangguan IoT.\nBackground: The TNBBS conservation corridor requires micro-cold-storage that sustains ≤5 °C while minimizing energy costs. Objective: To create a Hybrid DAG-Edge-IoT Temperature-Credit Token (TCT) model that fuses low-energy DAG consensus, edge IoT sensing, and cooling-capacity tokenization for logistics routing optimization.

Baca Selengkapnya →
Catatan Kunjungan ke Villa Nalu: Kehangatan Pelayanan & Keramahan Ibu Marlin di Krui

Catatan Kunjungan ke Villa Nalu: Kehangatan Pelayanan & Keramahan Ibu Marlin di Krui

Catatan kunjungan PT CHAIN ASIA CONECT ke Villa Nalu di Krui, Pesisir Barat. Sebuah bentuk apresiasi atas kehangatan sambutan langsung dari pemilik (owner) Ibu Marlin.

Baca Selengkapnya →
Model Hybrid Edge-AI-Enabled Thermodynamic Control dengan Smart-Contract Incentive untuk Optimasi Mikro-Cold-Storage Dual-Temp di Koridor Konservasi TNBBS

Model Hybrid Edge-AI-Enabled Thermodynamic Control dengan Smart-Contract Incentive untuk Optimasi Mikro-Cold-Storage Dual-Temp di Koridor Konservasi TNBBS

Latar Belakang: Indonesia kehilangan hingga 30 % hasil hortikultura pasca-panen; di koridor TNBBS regulasi energi terbarukan menuntut operasi cold-storage yang ramah lingkungan. Tujuan: Mengembangkan model hybrid Edge-AI-Enabled Thermodynamic Control (HEAT-C) yang mengintegrasikan kontrol suhu real-time, simulasi CFD mikro-node, dan smart-contract incentive berbasis KUHPerdata serta UU No.32/2009. Metode: 1) Jaringan IoT (48 sensor per node, sampling 1 Hz, periode uji 90 hari); 2) LSTM edge-AI dilatih dengan 5-fold cross-validation (MAE = 0.42 °C, RMSE = 0.58 °C, akurasi ≥ 95 %); 3) CFD (mesh ≤ 1 mm, k-ε turbulence, inlet 25 °C, outlet –18 °C) divalidasi terhadap data laboratorium (R² = 0.96); 4) Smart-contract model (pay-off matrix, penalti 20 % kontrak, ROI = 14 % dalam 2 tahun) dan analisis sensitivitas harga energi. Temuan Kunci: Penurunan loss pangan 23 % dan peningkatan efisiensi energi 18 % dibandingkan sistem konvensional; kepatuhan energi terbarukan tercapai 99,2 %. Rekomendasi: Implementasi pilot di tiga fasilitas, audit kuartalan energi, dan adopsi klausul SLA serta force-majeure yang disesuaikan dengan Pasal 1243-1245 KUHPerdata. Background: Indonesia suffers up to 30 % post-harvest loss; the TNBBS corridor imposes renewable-energy mandates on cold-storage operations. Objective: Develop a Hybrid Edge-AI-Enabled Thermodynamic Control (HEAT-C) model that fuses real-time temperature control, micro-node CFD simulation, and a smart-contract incentive grounded in the Civil Code and Law No.32/2009.

Baca Selengkapnya →
Catatan Kunjungan ke Surfmatra: Menikmati Kehangatan Hospitality Asli Pesisir Barat

Catatan Kunjungan ke Surfmatra: Menikmati Kehangatan Hospitality Asli Pesisir Barat

Catatan kunjungan PT CHAIN ASIA CONECT ke Surfmatra Krui Selatan. Sebuah bentuk apresiasi atas kehangatan pelayanan lokal dan profesionalisme General Manager Kak Dinda beserta staf dalam menyambut tamu di Pesisir Barat.

Baca Selengkapnya →